Program Kerja SMK Negeri 1 Lahat

PROGRAM KERJA SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017

A. Latar Belakang

SMK N 1 Lahat merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri yang berada di Kabupaten Lahat, Propinsi Sumatera Selatan. Dengan seluruh sumber daya yang dimiliki, SMK N 1 Lahat berupaya memberikan layanan pendidikan kepada para siswanya sesuai dengan Standar Layanan Minimum yang ditetapkan oleh pemerintah.

Untuk menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan profesional dan kompeten dalam mengisi bidang-bidang pekerjaan di dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), atau membuka usaha mandiri, SMK harus mampu memberikan pelayanan pembelajaran yang proporsional dan profesional. Prinsip pembelajaran yang dikembangkan oleh guru harus mengacu pada tuntutan Tujuan Pendidikan Nasional yang tercantum dalam UU Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dalam Bab II pasal 3 UU Sisdiknas dikemukakan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk“berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab”.

Tujuan tersebut di atas harus menjadi pedoman bagi setiap guru dan sekolah dalam membuat rencana pengembangan berdasarkan prioritas menuju kepada peningkatan mutu pembelajaran, yang pada gilirannya akan meningkatkan mutu lulusan. Dengan demikian, penyiapan lulusan yang profesional dan kompeten dalam mengisi bidang-bidang pekerjaan di DU/DI akan dapat tercapai.

B. Tujuan

Tujuan penyusunan Program Kerja Sekolah ini adalah:

  1. untuk memudahkan dalam mewujudkan Visi dan Misi serta Tujuan Sekolah;
  2. untuk memberikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan kinerja sekolah pada tahun bersangkutan;
  3. memudahkan organisasi sekolah dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan job dan tanggung jawabnya;
  4. memudahkan dalam melaksanakan evaluasi keberhasilan selama jangka waktu satu tahun.

C. Sasaran kegiatan

Sasaran Program Kerja Sekolah ini adalah ketercapaian kinerja sekolah satu tahun pelajaran 2016/2017 sesuai 8 Standar Nasional Pendidikan, berdasarkan skala prioritas.

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan

  1. Menyusun KTSP
    1. Menyusun Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam bentuk dokumen Standar Isi sekolah.
    2. Menyusun SKL dalam bentuk dokumen sekolah.
    3. Menyusun/merevisi Silabus dengan bimbingan Pengawas SMK.
    4. Menyusun “ulang”
  2. Menandatangankan KTSP kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat.
  3. Menyusun Kurikulum Implementatif dengan institusi pasangan masing-masing Program Keahlian.

B. Standar Proses

  1. Menyiapkan perangkat pembelajaran dengan bimbingan Pengawas SMK
    1. Menyusun kalender pendidikan.
    2. Menyusun Program Semesteran dan Program Tahunan.
    3. Menyusun RPP.
    4. Menyiapkan bahan, sumber, modul.
    5. Menyusun job sheet bagi pelaksanaan pembelajaran praktik.
    6. Menyusun jadwal pembelajaran.
    7. Menyiapkan/merancang program remedial dan pengayaan.
    8. Menyusun program pengawasan pembelajaran, jadwal pengawasan, perencanaan pengawasan dan pelaksanaan pengawasan serta rencana tindak lanjut hasil pengawasan
  1. Melaksanakan proses pembelajaran yang PAKEM (Pembeljaran Aktif, Kreatif. Efektif, dan Menyenangkan) dengan berpedoman pada Tujuan Pendidikan Nasional, baik menyangkut bidang Normatif, Adaptif, maupun
  2. Merancang pembelajaran di DU/DI melalui kegiatan Prakerin
    1. Menyusun program prakerin.
    2. Menjajaki DU/DI tempat siswa prakerin.
    3. Menyiapkan jurnal prakerin.
    4. Merancang penempatan siswa prakerin.
    5. Mensosialisasikan program prakerin kepada siswa dan orang tua siswa.
    6. Memberangkatkan siswa prakerin.
  3. Melaksanakan supervisi pembelajaran dan menindaklanjuti hasil supervisi.

C. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

  1. KualifikasiAkademi Tenaga Pendidik
    1. Guru mengajar sesuai dengan bidang dan jurusannya,minimal 90%.
    2. Kualifikasi guru S-1 atau D-IV minimal 90 %.
    3. Guru memiliki Akta IV minimal 90 %
    4. Mendorong pendidik secara bertahap sesuai kuota untuk memiliki sertifikasi preofesi guru.
    5. Memiliki guru BP/BK yang berkelayakan untuk membantu layanan peserta didik, baik akademik maupun nonakademik.
    6. Memiliki kecukupan jumlah guru sesuai rasio Standar Pelayanan Minimal (SPM).
  1. Tenaga Kependidikan
    1. Memiliki Kasubag TU yang kompeten, dibantu oleh tenaga administrasi yang sesuai dengan kebutuhan.
    2. Memiliki tenaga laboran.
    3. Memiliki tanaga perpustakaan.
    4. Memiliki tanaga kebersihan.
  2. Kualifikasi tenaga kependidikan minimal Diploma

 D. Standar Sarana dan Pasarana

  1. Satuan Pendidikan
    1. Memiliki minimal 20 rombongan belajar.
    2. Jumlah siswa per kelas 32 orang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.
  2. Lahan
    1. Memiliki lahan sekolah seluas 365 m2.
    2. Status hak atas tanah Hak Milik.
  3. Bangunan Gedung
    1. Pemeliharaan bangunan meliputi: pemeliharaan Gedung sesuai program MR
    2. Perbaikan ruang Kelas, Laboratorium, dan Perpustakaan
  4. Ruang Kelas
    1. Penambahan ruang kelas sebanyak 3 Ruang.
    2. Kapasitas ruang kelas : 36 peserta didik.
    3. Melengkapi fasilitas ruang kelas.
    4. Pengecatan ruangan kelas bagian dalam dilombakan kepada peserta didik.
  5. Ruang Perpustakaan
    1. Memiliki ruang perpustakaan seluas 96 m2.
    2. Melengkapi perabot ruang perpustakaan.
    3. Melengkapi administrasi perpustakaan sampai penggunaan sistem catalog.
    4. Menambah koleksi buku perpustakaan.
    5. Pemeliharaan ruang perpustakaan setiap akhir tahun pelajaran.
  6. Laboratorium
    1. Lab komputer menggunakan AC.
    2. Jumlah komputer minimal 25 unit, printer 5 Unit.
    3. Pemeliharaan komputer setiap hari Sabtu.
    4. Merencanakan pembangunan lab bahasa seluas 64 m2.
    5. Merencanakan membangun lab Gambar Teknik
    6. Melengkapi lab praktik setiap program keahlian
    7. Melengkapi sarana praktik setiap program keahlian
  7. Melengkapi perabot ruang pimpinan, para wakil, dan para ketua kompetensi keahlian.
  8. Melengkapi perabot dan sarana lain ruang guru.
  9. Melangkapi perabot dan sarana lain ruang tata usaha
  10. Menyiapkan ruang OSIS, Pramuka.
  11. Membuat lapangan olahraga Bola Voli, futsal.

E. Standar Pengelolaan

  1. Perencanaan Program

A. Tujuan Sekolah :

a. Tujuan Umum:

  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik kepada Tuhan Yang Maha
  2. Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi warga negara yang berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab.
  3. Mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki wawasan kebangsaan, memahami dan menghargai keanekaragaman budaya bangsa Indonesia.
  4. Mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup, dengan secara aktif turut memelihara dan melestarikan lingkungan hidup, serta memanfaatkan sumber daya alam dengan efektif dan
  5. Menghasilkan tamatan yang berketerampilan dan berkemampuan akademik sesuai dengan Program Keahlian.
  6. Menghasilkan tamatan yang produktif, adaptif, kreatif dan profesional dalam bidangnya
  7. Menghasilkan tamatan yang sadar hukum dan lingkungan

 b. Tujuan Khusus:

  1. Menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya.
  2. Menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karier, ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi di lingkungan kerja, dan mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang diminatinya.
  3. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, agar mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  4. Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih.

2. Pelaksanaan Pengembangan Pedoman Sekolah

    1. Menyusun kode etik dan tata tertib guru.
    2. Menyusun tata tertib siswa dilengkapi dengan sanksinya.
    3. Menyusun tata tertib praktik di laboratorium.
    4. Menyusun pedoman prakerin, ujian semester, ujian akhir kenaikan kelas, uji kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional.
  1. Pelaksanaan Pengembangan Struktur Organisasi Sekolah
    1. Menyusun struktur organisasi dengan uraian tugas dan tanggung jawabnya.
    2. Kepala Sekolah dibantu oleh 4 orang wakil yang membidangi: Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubin/ Humas
    3. Organisasi Kompetensi Keahlian terdiri atas : Ketua Kompetensi Keahlian, Kepala Bengkel, Laboran dan tim MR.
    4. Menyusun struktur organisasi tata usaha.
    5. Menyusun organisasi Unit Produksi.
  2. Pelaksanaan Kegiatan Sekolah
    1. KBM dilaksanakan mulai :Pkl. 07.00 s.d Pkl. 17.30 WIB
    2. Mengadakan kerja sama / membuat MoU dengan Dunia Usaha/Dunia Industri
    3. Rapat rutin dengan guru minimal 3 bulan sekali.
    4. Pertemuan rutin dengan Institusi Pasangan
    5. Pertemuan rutin dengan orang tua siswa/Komite Sekolah.
  1. Pelaksanaan Rencana Kerja Bidang Kesiswaan
    1. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan PPDB, MPLS, LDKS.
    2. Melaksanakan bimbingan konseling kepada seluruh peserta didik.
    3. Melaksanakan kegiatan pengembangan diri melalui BK dan kegiatan ekstra kurikuler :
      • PRAMUKA
      • Ekskul Futsal
      • Ekskul Bola Voli
      • Ekskul Badminton
      • Ekskul Basket
      • Pencak Silat
      • PMR
      • Paskibra
    4. Melaksanakan penelusuran lulusan melalui kegiatan :
      • Program Bursa Kerja Khusus
      • Reuni SMK N 1 LAHAT
      • Kunjungan Industri
      • Jejaring Sosial (Website, facebook, dll)
    5. Melaksanakan promosi sekolah untuk meningkatkan animo masyarakat, melalui kegiatan :
      • Open House SMK N 1 LAHAT
      • Pemasangan Pamflet dan penyebaran brosur
      • Pemasangan Spanduk
    6. Pelaksanaan rencana Kerja Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
      1. Penyusunan Kurikulum 2013 memperhatikan SKL, SI, dan Bintek BSNP.
      2. Kurikulum dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah, potensi atau karakeristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.
      3. Memiliki kalender pendidikan yang sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.
      4. Pelaksanaan pembelajaran didasarkan pada SKL, SI, dan peraturan pelaksa-naannya, serta standar proses dan standar penilaian.
      5. Menilai hasil belajar untuk seluruh MP yang didokumentasikan dan dilaporkan dalam bentuk KHS, buku Laporan Pendidikan.
      6. Menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional yang mengatur mekanisme penyampaian ketidakpuasan peserta didik dan penyelesaiannya mengenai penilaian hasil belajar.
      7. Menyusun dan menetapkan peraturan akademik, yang meliputi:
  • persyaratan minimal kehadiran siswa untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru;
  • ketentuan mengenai ulangan, remedial, ujian (uji kompetensi, ujian sekolah, dan UN), kenaikan kelas, dan kelulusan;
  • ketentuan mengenai hak siswa untuk menggunakan fasilitas belajar, laboratorium, perpustakaan, penggunaan buku pelajaran, buku referensi, dan buku perpustakaan;
  • ketentuan mengenai layanan konsultasi kepada guru MP, wali kelas, dan konselor.
  1. Pelaksanaan Rencana Kerja Bidang Sarana Prasarana
    1. Menyusun program pengelolaan sarana prasarana yang mengacu pada Standar Sarana dan Prasarana.
    2. Mengadakan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dan mendaya-gunakannya.
    3. Pengelolaan perpustakaan dilakukan dengan kondisi:
  • menyediakan petunjuk pelaksanaan operasional peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya;
  • merencanakan fasilitas peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pendidik;
  • membuka pelayanan minimal enam jam sehari pada hari kerja; 
    1. Laboratorium dikembangkan sesuai dengan perkembangan IPTEK serta dilengkapi dengan manual yang jelas, sehingga tidak terjadi kekeliruan yang dapat menimbulkan kerusakan.
    2. Fasilitas fisik untuk kegiatan ekstrakurikuler disesuaikan dengan perkembangan kegiatan ekstrakurikuler peserta didik.
  1. Pelaksanaan Rencana Kerja Bidang Hubungan Industri
    1. Menyusun program kegiatan Hubungan Kerjasama Industri untuk memudahkan kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan/atau kegiatan Uji Kompetensi, serta pemasaran lulusan.
    2. Membuka Bursa Kerja Khusus (BKK) bekerja sama dengan Disnaker.
    3. Melaksanakan rencana penempatan siswa Prakerin pada DU/DI yang relevan dengan Program Keahlian siswa.
    4. Memasarkan tamatan bekerja sama dengan orang tua siswa, Komite Sekolah, dan DU/DI.
    5. Mendata masukan, saran, dan umpan balik dari perusahaan/industri pemakai tenaga kerja tamatan.
    6. Mengkomunikasikan masukan, saran, dan umpan balik kepada Kepala Sekolah, Program Keahlian, BP/BK, wali kelas, dan seluruh pendidik di sekolah.
  1. Pengawasan dan Evaluasi
    1. Pengawasan dilaksanakan secara objektif, bertanggung jawab, dan berkelan-jutan
    2. Komite Sekolah melakukan pemantauan pengelolaan sekolah secara teratur dan berkelanjutan untuk menilai efisiensi, efektifitas, dan akuntabilitas pengelolaan.
    3. Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.
    4. Laporan hasil evaluasi dan penilaian dari guru sekurang-kurangnya setiap akhir semester kepada kepala sekolah.
    5. Laporan pelaksanaan teknis dari tenaga kepandidikan kepada kepala sekolah, sekurang-kurangnya setiap akhir semester.
    6. Kepala Sekolah melaporkan hasil evaluasi kepada Komite Sekolah, kepada Pengawas Sekolah, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan, sekurang-kurangnya setiap akhir semester.
    7. Melaksanakan Evaluasi Diri terhadap kinerja sekolah.
    8. Melakukan evaluasi, revisi, dan pengembangan Kurikulum.
    9. Melakukan evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.
    10. Melakukan upaya untuk meningkatkan Status Akreditasi.
    11. Hasil akreditasi sekolah mencapai nilai A (Amat Baik)
  1. Sistem Informasi Manajemen
    1. Mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung kegiatan administrasi pendidikan yang efektif, efisien, dan akuntabel.
    2. Memiliki fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses.
    3. Menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi maupun pemberian informasi dan didokumentasikan dengan baik.

F. Standar Pembiayaan

  1. Jenis dan Sumber Pembiayaan
    1. Mengalokasikan biaya pendidikan untuk investasi (penyediaan sarana prasarana, pengembangan SDM, dan modal kerja tetap), biaya operasional (gaji pendidik dan tenaga kependidikan), bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, biaya operasi pendidikan tak langsung, dan biaya personal.
    2. Mengoptimalkan sumber-sumber pembiayaan pendidikan untuk meme-nuhi kebutuhan pembiayaan pendidikan secara mandiri.
  1. Program Pembiayaan
    1. Memiliki program dan upaya menggali dan mengelola, serta memanfaatkan dana dari berbagai sumber melalui laporan pertanggungjawaban secara akuntabel dan transfaran.
    2. Memiliki pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional yang mengacu pada Standar Pembiayaan.
    3. Pembiayaan pendidikan dirancang dalam RAPBS.

C. Standar Penilaian Pendidikan

  1. Perangkat Penilaian
    1. Memiliki rancangan jadwal pelaksanaan penilaian termasuk remedial oleh setiap guru mata pelajaran.
    2. Menyiapkan perangkat penilaian (berupa format penilaian tahapan kompetensi dan penilaian kognitif, afektif, dan psikomotor).
    3. Memiliki bank soal ulangan dan bank soal ujian.
    4. Menerbitkan laporan hasil belajar siswa (berupa: KHS, Raport, SKHUN, Ijazah), dan Sertifikat Uji Kompetensi (oleh DU/DI atau Asosiasi Profesi).
  1. Pelaksanaan Penilaian
    1. Teknik penilaian dilakukan sesuai dengan KD yang harus dikuasai oleh siswa, dapat berupa tes tertulis, observasi, tes praktik, penugasan secara individu atau kelompok, dan projeck work.
    2. Melaksanakan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain, dengan DU/DI atau dengan Asosiasi Profesi untuk melaksanakan penilaian Uji Kompetensi.
    3. Seluruh pendidik telah melakukan penilaian hasil belajar untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.
    4. Penilaian untuk kelompok mata pelajaran: Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia, PKn dan Kepribadian, Olahraga dan Kesehatan, serta Seni Budaya dan Estetika, dilakukan oleh guru mata pelajaran dan dewan guru, dengan menetapkan KKM masing-masing 7,5 (Baik).
  1. Hasil Penilaian
    1. Rerata nilai UN untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris 8,00, Kompetensi Keahlian Teori minimal 8,00, Kompetensi Keahlian Praktek 9,00
    2. Nilai kelompok mata pelajaran: Pendidikan Agama dan Akhlak mulia, PKn dan Kepribadian, Olahraga dan Kesehatan, serta Seni Budaya dan Estetika, minimum memperoleh predikat BAIK (7,5).

Persentase kelulusan UN 100 % untuk setiap tahun.

download disini : PROGRAM KERJA SMK N 1 Lahat (Autosaved)